50 Warga Palestina Gugur dan Terluka dalam Satu Hari di Gaza

Pada hari Selasa, Kementerian Kesehatan Gaza mengumumkan bahwa 10 orang gugur dan 44 lainnya luka-luka selama 24 jam terakhir akibat serangan Israel yang terus berlanjut di Jalur Gaza (7/4).

Kementerian tersebut mengatakan bahwa beberapa korban masih terjebak di bawah reruntuhan atau di jalanan, dengan ambulans dan kru pertahanan sipil tidak dapat menjangkau mereka karena penargetan yang terus berlanjut.

Dengan angka terbaru ini, jumlah total warga Palestina yang gugur sejak 7 Oktober 2023 telah meningkat menjadi 72.312, sementara 172.134 lainnya terluka.

Sejak periode gencatan senjata, kementerian melaporkan 733 orang gugur, 2.034 orang terluka, dan 759 jenazah ditemukan dari bawah reruntuhan.

Perkembangan di Lapangan
Di lapangan, laporan lokal mengkonfirmasi kematian Amjad Mufid Abu Samra, yang meninggal karena luka-luka yang diderita selama serangan Israel di sebelah timur kamp pengungsi Maghazi.

Secara bersamaan, pasukan angkatan laut dan kendaraan militer Israel melepaskan tembakan hebat ke arah pantai Khan Yunis dan daerah selatannya.

Sementara itu, penyeberangan Rafah tetap ditutup untuk hari kedua berturut-turut untuk evakuasi pasien dan korban luka.

Penutupan tersebut menyusul insiden di mana pasukan Israel melepaskan tembakan ke arah kendaraan milik Organisasi Kesehatan Dunia.

Menurut otoritas kesehatan Gaza, saat ini terdapat 21.367 pasien yang berada dalam daftar tunggu untuk perawatan di luar negeri, dengan 1.517 di antaranya telah meninggal dunia saat menunggu pemindahan. (is/knrp)

Bagikan Berita: