Dipukuli Hingga Meninggal – Wanita Lanjut Usia Dibunuh oleh Pasukan Penjajah israel di Qalqilya

Seorang wanita Palestina lanjut usia meninggal dunia pada Selasa pagi dini hari selama penggerebekan militer israel di kota Jayyous, sebelah timur Qalqilya (7/4).

Menurut Jaringan Berita Quds, wanita tersebut diidentifikasi sebagai Sabriya Shamasneh, yang meninggal setelah dipukuli dengan brutal oleh tentara penjajah israel selama penggerebekan.

Kantor berita resmi Palestina WAFA mengkonfirmasi bahwa Sabriya Amin Shamasneh, 68 tahun, meninggal setelah mengalami serangan jantung selama penggerebekan.

Sumber lokal menyatakan bahwa pasukan penjajah israel menyerbu kota sekitar pukul 02.00 dan menggerebek beberapa rumah, termasuk rumah suaminya, Walid Mustafa Shamasneh.

Sumber medis mengatakan dia dilarikan ke Rumah Sakit Pemerintah Darwish Nazzal di Qalqilya, di mana dia dinyatakan meninggal.

Penggerebekan di Tepi Barat
Sumber lokal melaporkan bahwa pasukan penjajah israel menahan pemuda Osama Al-Qaddoum selama penyerbuan Jayyous, dan juga menahan Adam Jaara setelah menggerebek rumahnya di lingkungan Al-Maajin di sebelah barat Nablus.

Pasukan penjajah israel juga menyerbu kota Biddu dan Qubayba, di barat laut Al-Quds yang diduduki, dengan beberapa kendaraan militer, menurut Pemerintah Provinsi Al-Quds.

Penggerebekan berlanjut di berbagai wilayah, termasuk kamp Al-Fawwar di selatan Hebron, di mana beberapa warga menderita sesak napas setelah menghirup gas air mata yang ditembakkan oleh pasukan penjajah israel. (is/knrp)

Bagikan Berita: