Kutuk Genosida israel, Italia Tangguhkan Kerjasama Militer

Italia telah menangguhkan perpanjangan otomatis perjanjian pertahanan dengan israel, kata Perdana Menteri Giorgia Meloni pada hari Selasa, seperti dilaporkan Anadolu (14/4).

“Mengingat situasi saat ini, pemerintah telah memutuskan untuk menangguhkan perpanjangan otomatis perjanjian pertahanan dengan israel,” lapor kantor berita ANSA mengutip pembicaraan Meloni dengan wartawan di kota Verona, timur laut Italia.

Ia lebih lanjut mengatakan upaya internasional harus terus dilakukan untuk memajukan negosiasi perdamaian guna menstabilkan situasi di Iran dan membuka kembali Selat Hormuz.

Di Spanyol, Perdana Menteri Pedro Sanchez mengecam pemerintah israel pada hari Selasa karena melanggar hukum internasional di tengah ketegangan yang sedang berlangsung dengan Iran, lapor Anadolu Agency (14/4).

“Hukum internasional saat ini secara fundamental dilanggar oleh satu negara, yaitu pemerintah israel,” kata Sanchez dalam konferensi pers setelah ia mengadakan pertemuan dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping di Beijing.

Ia mengingatkan bahwa Spanyol, sejak awal, telah menggambarkan perang yang “dimulai secara sepihak” oleh AS dan israel sebagai “kesalahan” dan “ilegalitas.”

Sanchez mencatat bahwa pada saat-saat ketika tatanan internasional “secara terbuka dipertanyakan,” dunia harus kembali pada prinsip dan dasar-dasarnya.

“Karena dari sanalah masa depan dan kemakmuran ini dibangun. Dan itulah mengapa Spanyol begitu tegas dan vokal dalam membela hukum internasional,” tambahnya. (is/knrp)

Bagikan Berita: